Minggu, 14 November 2010

Esei

BULAN CERAH BULAN KELABU
Oleh Muhlasin, S.Pd
Pernah sepulang solat maghrib dari masjid, saya menunjukkan bulan yang masih sabit kepada putriku. Saya membopongnya sementara isteriku membawakan tas mukenanya. Tapi komentarnya ternyata di luar dugaanku dan barangkali beberapa orang yang pulang bersama kami.
“Pak, bulannya rusak ya?” begitu celotehnya sambari menunjuk bulan sabit di ufuk barat kami. Kontan saja kami tertawa mendengarnya.
Memang, bulan sangat menarik untuk dibicarakan. Satelit bumi ini telah mengilhami penyair-penyair profesional maupun amatiran yang sedang belajar membuat syair sejak dulu dan mungkin kelak saat kiamat. Beberapa penulis lagu dan penyanyinya juga sering mendendangkan benda langit kuning itu.

Artikelku

SBI: SEKOLAH BERTARAF INTERVENSI
Oleh Muhlasin

Pada era sertifikasi ini, seorang guru pasti ingin disebut sebagai guru profesional. Tapi manakala profesionalismenya berhadapan vis-à-vis dengan kekuasaan jabatan dan uang, apa yang mesti dilakukan?
Sebagai ujung tombak dalam dunia pendidikan, guru memikul beban tanggung jawab yang tidak ringan. Seorang guru dituntut memiliki tiga profesionalisme sekaligus, yaitu profesionalisme pedagogik, profesionalisme kepribadian, dan profesionalisme sosial. Profesionalisme ini bakal tercapai manakala guru memiliki suatu idealisme.